PEMANFAATAN CACING TANAH SEBAGAI SUMBERDAYA KESEHATAN

PEMANFAATAN CACING TANAH SEBAGAI SUMBER DAYA KESEHATAN

A. Latar belakang

Cacing tanah adalah cacing berbentuk tabung dan tersegmentasi dalam filum Annelida. Mereka umumnya ditemukan hidup di tanah, memakan bahan organik hidup dan mati. Sistem pencernaan berjalan melalui panjang tubuhnya. Cacing tanah melakukan respirasi melalui kulitnya. Cacing tanah memiliki sistem transportasi ganda terdiri dari cairan selom yang bergerak dalam selom yang berisi cairan dan sistem peredaran darah tertutup sederhana. Memiliki sistem saraf pusat dan perifer. Sistem saraf pusat terdiri dari dua ganglia atas mulut, satu di kedua sisi, terhubung ke tali saraf berlari kembali sepanjang panjangnya ke neuron motor dan sel-sel sensorik di setiap segmen. Sejumlah besar kemoreseptor terkonsentrasi di dekat mulutnya. Otot melingkar dan longitudinal di pinggiran setiap segmen memungkinkan cacing untuk bergerak. Set yang sama otot garis usus, dan tindakan mereka memindahkan makanan mencerna menuju anus cacing.

Cacing tanah adalah hermafrodit - masing-masing individu membawa kedua organ seks pria dan wanita. Mereka tidak memiliki kerangka internal atau eksoskeleton, tetapi mempertahankan struktur mereka dengan ruang coelom cairan yang berfungsi sebagai rangka hidrostatik.

"Cacing tanah" adalah nama umum untuk anggota terbesar dari Oligochaeta (yang merupakan kelas atau upakelas tergantung pada penulis). Dalam sistem klasik, mereka ditempatkan dalam ordo Opisthopora, atas dasar pori-pori jantan membuka posterior ke pori-pori betina, meskipun segmen jantan internal anterior ke betina. Studi kladistik teoretis telah menempatkan mereka, sebaliknya, dalam subordo Lumbricina dari ordo Haplotaxida, tetapi ini mungkin lagi segera berubah.

Cacing tanah darat yang lebih besar juga disebut megadriles (atau cacing besar), yang bertentangan dengan microdriles (atau cacing kecil) di familia semiakuatik Tubificidae, Lumbriculidae, dan Enchytraeidae, antara lain. Megadriles ditandai dengan memiliki klitelum yang berbeda (yang lebih luas daripada microdriles) dan sistem vaskular dengan kapiler benar. Cacing tanah jauh lebih melimpah di lingkungan terganggu dan biasanya aktif hanya jika air hadir.

B. Tujuan
Agar masyarakat memahami bahwa cacing tanah mempunyai nilai yang lebih dari sekedar hama. Sehingga cacing tanah tersebut bisa lebih dimanfaatkan dan mempunyai nilai serta fungsi dari berbagai aspek

Sebelum kita ketahui manfaat cacing tanah bagi kesehatan, Ada beberapa jenis cacing tanah yang dapat menyembuhkan bagi kesehatan, yaitu :

1. Jenis Eisenia Andrei

Jenis Eisenia Feitida
Jenis Eudrilus Engeniae
Jenis Lumbricus Hortensis
Jenis Lumbricus Rubellus
Jenis Lumbricus Terristris
Jenis Perionyx
Sebenarnya masih banyak jenis cacing tanah selain yang sudah disebutkan diatas, Dan cacing tanah yang sering di jadikan obat tradisional adalah cacing tanah jenis Rubellus yang biasa juga dikenal dengan sebutan cacing eropa.

C. Manfaat

Manfaat cacing tanah bagi kesehatan memang belum banyak diketahui tetapi cacing tanah mengandung banyak protein yang berperan penting dalam melakukan aktifitas biologis dalam tubuh. Berikut manfaat cacing tanah :

1. Penyembuhan Tifus
Tifus diakibatkan dari pertumbuhan bakteri salmonella dalam organ pencernaan dengan mengkonsumsi cacing tanah ternyata mampu menghambat pertumbuhan bakteri tersebut.
2. Obat Diare
Cacing tanah sebagai salah satu obat tradisional karena sifat cacing tanah menjadi antibakteri bagi bakteri E.COLI dan SHGELLA yang menjadi penyebab diare.
3. Melancarkan Sirkulasi Darah
Cacing tanah memiliki enzim yang mampu menghancurkan lemak jahat di system sirkulasi darah itulah mengapa cacing tanah juga digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi dan stroke.
4. Melancarkan Pencernaan
Kandungan enzim, selulosa, katalisator yang dibutuhkan tubuh dalam proses metabolisme banyak terdapat didalam cacing tanah.
5. Anti Pirepik Ekstrak
Cacing tanah mengandung nitrogen dengan sifat basa bahkan riset IPB menunjukan bahwa cacing tanah lebih efektif mengurangi demam dari pada menggunakan bahan kimia seperti paracetamol yang memiliki efek samping.
6. Menenangkan Syaraf Pheretima
Yang terdapat dalam cacing tanah mempengaruhi system syaraf pada manusia efeknya dapat membuat rasa sakit berkurang sehingga konsumsi cacing tanah cukup tepat saat dalam kondisi sakit gigi, pusing, atau kondisi yang mana kita merasa sakit dibagian tubuh tertentu.
7. Meningkatkan Energi
Cacing tanah mengandung taurin yang mampu meningkatkan proses metabolisme lemak yang kemudian diubah menjadi ATP atau ENERGI bahkan berlaku bagi siapa saja termasuk bagi wanita yang sedang mengalami program diet.
8. Kesehatan Kulit
Kandungan alfa-tokoferol pada cacing tanah membantu mempertahankan elastisitas kulit dan menjaga agar tetap muda beberapa indsutri kosmetik menjadikan cacing tanah sebagai bahan baku pembuatan produknya.
9. Menyembuhkan Luka
Asam Aridonat yang terdapat pada ccing tanah berfungsi mempercepat pertumbuhan sel-sel baru.
10. Meningkatkan Nafsu Makan
Cacing tanah mengandung banyak protein dimana adanya kandungan enzim yang membantu proses metabolisme dalam tubuh. Kondisi organ pencernaan yang terjaga fungsinya akan menstimulus dorongan pola makan yang dibutuhkan tubuh

METODE PEMBUATAN OBAT CACING TANAH

Cacing tanah memang hewan yang menjijikkan jika dilihat dari habitatnya. Sehingga perlu cara pengolahan yang baik sebelum kita mengkonsumsinya. Pertama kita perlu membersihkan kotoran di dalam perutnya dengan membelah perutnya. Selanjutnya di cuci hingga bersih dan direbus hingga mendidih. Air hasil rebusannya bisa di minum sebagai obat, dan tubuh cacing tanah biasanya di buat bubuk dan kemudian di minum dengan madu sekitar 3 gelas per harinya.

Namun kini sudah banyak apotek yang menjual obat dari cacing tanah, sehingga Anda tidak perlu repot untuk mengolahnya. Namun perlu diingat jika Anda tetap mengolahnya secara mandiri, tetap perhatikan bahwa cacing tanah yang Anda makan sudah higienis, karena jika ada bakteri yang masih menempel di cacing tanah justru akan membahayakan tubuh kita yang nantinya menyebabkan infeksi organ dalam.

Terakhir, jangan biarkan orang yang menderita penyakit yang nantinya meminum obat ini melihat bagaimana proses pengolahnnya. Usahakan agar penderita tidak melihatnya agar tidak merasa jijik. Sekian informasi sekilas tentang manfaat cacing tanah. Semoga memberi wawasan dan menginspirasi.

METODE PEMASARAN OBAT CCING TANAH

Mempromosikan melalui media sosial
cara selanjutnya adalah dengan mempromosikan cacing tanah melalu media sosial , bisa memposting di facebook, twitter, instagram. Dengan melakukan promosi ke grup grup usaha khusus peternakan dan unggas dimana meraka pasti membutuhkan pakan cacing tanah di facebook pastinya kemungkinan terjadi transaksi sangat besar.

Facebook
memanfaatkan akun pribadi sendiri dengan memposting kegiatan dan melakukan promosi. selain itu ada fitur dari facebook yaitu membuat page (halaman) buatlah page khusus usaha jual obat cacing tanah. jadi aktivitas promosi penjualan obat cacing tanah ada di page tersebut sedangkan akun pribadi membantu membagikan postingannya saja. di dalam aplikasi facebook juga terdapat grup grup sosial lainnya. anda juga bisa bergabung dengan grup jual di daerah tertentu.

Twitter
kita bisa memanfaatkan twitter untuk mempromosikan usaha namun kalau bisa, sebelumnya kita harus memiliki website atau toko online. dari toko online tersebut, kita bisa membagikannya melalui twitter.

Instagram
sekarang ini aplikasi instagram sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Kita membagikan foto kegiatan usaha, foto produk dan informasi lainnya dengan gambar.

Promosi melalui media website dengan membuat toko online

cara lainnya adalah dengan mempromosikan obat cacing tanah ada dengan toko online. Anda bisa membuat toko online lalu optimalisasi website toko online anda agar pengunjung / visitornya banyak dengan begitu akan sangat mudah untuk mempromosikan produk anda. jika website anda trafiknya sudah naik dan banyak pengunjung maka itu akan menjadi pondasi anda untuk mengembangkan usaha dengan membidik perdagangan ekspor.

sekarang ini sangat mudah untuk membuat website toko online sendiri. walaupun kita tidak bisa membuat sebuah website namun banyak sekali usaha jasa yang menawarkan pembuatan website toko online. dengan harga murah anda bisa memiliki sebuah website. memiliki website sangat penting jika anda tidak memiliki tempat usaha. website berguna sebagai pengganti tempat usaha atau tempat berjualan. selain itu ada juga web ecommerce yang ada di Indonesia yang bisa anda manfaatkan seperti OLX, tokopedia, dan lain lain

STOP BULLYING

Intan sitimariam kelompok 6...

Saya memerankan sebagai manusia yang di bully. Bagi saya memerankan karakter tersebut tidak lah semudah yang saya gambarkan dalam fikiran saya, saya benar2 bangga menjadi peran ini, alasannya karna? Saya tidak mau menjadi orang yang ngebully dan saya bisa merasakan bagaimana betul perasaan orang yang saat itu sedang di bully oleh teman2 nya maka dari itu hindari kata Bully dekati dan sayangi mereka sebagaimana tuhan menyayangi umat nya tanpa melihat kekurangan dan kelebihan dari segi apapun

 

Hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan

Jurnal : Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Ibu Hamil Trimester III Dalam Persiapan Persalinan

Berdasarkan studi awal di Puskesmas Danowudu data yang ada pada tanggal 01 Januari sampai 15 Februari 2013 terdapat 131 ibu hamil dan 57 diantaranya usia kehamilan trimester III. Hasil wawancara yang dilakukan pada 12 ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Danowudu ditemukan 9 ibu hamil yang belum mengetahui persiapan yang harus dilakukan menjelang persalinan, 3 ibu hamil mengatakan persiapan persalinan yang terpenting adalah persiapan kebutuhan bayi baru lahir. Persiapan persalinan yang direncanakan bersama bidan diharapkan dapat mengurangi ketidaksiapan ibu saat persalinan dan meningkatkan kemungkinan ibu akan menerima asuhan yang optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan

METODE
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional yaitu untuk memperoleh Hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Puskesmas Danowudu Kota Bitung. Variabel Penelitian terdiri dari Variabel bebas yaitu Pengetahuan ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan dan Variabel terikat yaitu Perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan. Definisi Operasional : Pengetahuan ibu adalah Segala sesuatu yang diketahui dan dipahami oleh ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan meliputi membuat rencana persalinan, membuat rencana pengambilan keputusan, mempersiapkan transportasi, membuat rencana menabung, mempersiapkan peralatan persalinan.

Dalam penelitian ini adalah total populasi yaitu 57 ibu hamil. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner (daftar pertanyaan) dan chek list tentang persiapan persalinan sebanyak 57. Teknik Pengumpulan Data diperoleh langsung dari responden dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner) dengan bentuk wawancara dan lembar chek list kepada responden.
Dan Data yang diambil dari profil Puskesmas serta buku laporan Puskesmas. Analisis data secara Univariat, Analisa Bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan.

  • HASIL
    1. Analisis Univariat
    Distribusi Umur Responden diPuskesmas Danowudu menunjukkan distribusi umur responden yang terdiri dari umur <20 tahun sebanyak 14 (24,6%), umur 20-35 tahun sebanyak 34 (59,6%) dan umur >35 tahun sebanyak 9 (15,8%). Distribusi Pendidikan Responden di Puskesmas Danowudu Menunjukkan distribusi pendidikan responden yang terdiri dari pendidikan SD sebanyak 10 (17,5%), SMP sebanyak 25 (43,9%), SMU sebanyak 20 (35,1%) dan PT sebanyak 2 (3,5%).Distribusi Pekerjaan Responden di Puskesmas Danowudu Menunjukkan distribusi pekerjaan responden yang terdiri dari pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (IRT) sebanyak 52 (91,2%), honorer sebanyak 2 (3,5%), mahasiswa sebanyak 2 (3,5%), dan PNS sebanyak 1 (1,8%).Distribusi Paritas Responden di Puskesmas Danowudu Menunjukkan distribusi paritas responden yang terdiri dari paritas <1 sebanyak 19 (33,3%), paritas 2-3 sebanyak 33 (57,9%) dan paritas >3 sebanyak 5 (8,8%). Distribusi Pengetahuan Responden di Puskesmas Danowudu Menunjukkan distribusi pengetahuan responden tentang persiapan persalinan di Puskesmas Danowudu yang terdiri dari pengetahuan baik sebanyak 31 (54,4%) pengetahuan cukup sebanyak 14 (24,6%) dan pengetahuan kurang sebanyak 12 (21,05%).

2. Analisis Bivariat
Hubungan pengetahuan dengan perilaku responden tentang persiapan persalinan
Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data yang dilakukan dalam penelitian ini kepada 57 responden didapatkan hasil distribusi umur responden sebagian besar memiliki umur 20-35 tahun yaitu sebanyak 34 (59,6%). Usia ini merupakan usia yang aman untuk berproduksi. Seperti teori yang mengemukakan bahwa usia reproduksi sehat adalah umur 20-35 tahun, dimana pada usia ini organ reproduksi wanita sudah mencapai kematangan sehingga siap untuk hamil, melahirkan dan nifas.(1) dan semakin muda umur ibu maka semakin kurang perhatian serta pengalaman yan dimilik ibu hamil karena ketidaksiapan ibu dalam menerima sebuah kehamilan, selain itu usia yang masih muda sistem reproduksi yang belum matang, sehingga akan berisiko terjadi gangguan selama kehamilan. Hal ini akan berdampak pada persiapan persalinan yang minim dan dapat berdampak buruk selama proses persalinan berlangsung

KESIMPULAN

1. Pengetahuan ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Puskesmas Danowudu Kecamatan Ranowulu Kota Bitung sebagian besar adalah pengetahuan baik sebanyak 31 (54,4%).
2. Perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Puskesmas Danowudu Kecamatan Ranowulu Kota Bitung sebagian besar adalah perilaku positif sebanyak 44 (77,2%).
3. Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di PuskesmasDanowudu Kecamatan Ranowulu Kota Bitung.lam Persiapan Persalinan

Halaman URL
https://www.neliti.com/id/publications/91667/hubungan-pengetahuan-dengan-perilaku-ibu-hamil-trimester-iii-dalam-persiapan-per

Jurnal ilmiah bidan volume 4 nomor 1 januari - juni 2016

Terindeksasi oleh : general indeks, neliti
Hasil pencarian menggunakan neliti by general indeks pada tanggal 16 oktober 2018 jam 12:22

Jurnal file berupa pdf

Catatan : Review ini dibuat sebagai materi Tugas MK “teknologi dan
informasi” pada jurusan kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi yang diampu oleh Geri Sugiran AS,
STP